Lembaga Pelayan Masyarakat telah memperluas program pelayanannya berupa pendampingan langsung kepada masyarakat. Program awal yang digulirkan adalah Program Menata Pasar Meraih Berkah yang dalam pelaksanaannya dikoordinir oleh Rano Karno Mohammad Bilal. Hal yang ingin diwujudkan dalam program ini adalah pertama mampu membenahi pasar tradisonal terutama tempat berdagang (lapak-lapak) dan sarana umum seperti saluran air, instalasi listrik, perbaikan MCK dan lain sebagainya. Kedua, terbentuknya komitmen bersama antar pedagang dan pengelola pasar untuk bisa menjaga sarana yang sudah dibenahi, bahkan maksimalnya sampai terbentuknya paguyuban pedagang dampingan LPM DD.
Dalam Pelaksanaannya, program telah mampu membenahi 3 tempat berdagang, yakni pasar Petamburan Tanah Abang Jakarta Pusat dan Pasar Ratak Petukangan Selatan Pesanggrahan Jakarta Selatan Serta Kompleks pedagang kaki lima Perumahan Bintaro Jaya Jakarta Selatan. Program ini melibatkan 63 pedagang pasar dan PKL.
Pada hari Rabu, tanggal 29 Oktober 2008 diresmikan Paguyuban Pedagang Pasar Pintu Air Petamburan oleh Bapak Veldy V. Armita selaku GM Program Pengembangan Sosial Dompet Dhuafa Republika. Acara ini dihadiri oleh Manajemen LPM DD, tokoh masyarakat, tokoh agama, organisasi masyarakat dan juga para pedagang pasar petamburan. Meskipun program Manata Pasar Meraih Berkah di pasar petamburan baru melibatkan 23 pedagang, tetapi yang bersedia bergabung dalam paguyuban pedagang pasar Petamburan sekitar 100-an orang. Acara semakin berkualitas dengan disuguhi penyuluhan berupa ceramah agama mengenai pentingnya persatuan, kebersamaan, persaudaraan dalam bentuk sebuah kelembagaan non formal berupa paguyuban untuk menyongsong perbaikan di masa mendatang.
Sedangkan p
embentukan paguyuban pedagang kaki lima Bintaro Jaya, dilaksanakan pada hari Kamis malam jumat tanggal 30 Oktober 2008 dilaksanakan di Mushola Al Jihad. Peresmian dilakukan oleh GM Program Pengembangan Sosial Dompet Dhuafa yang diwakili oleh Bapak Yayan Rukmana. Selain 13 orang pedagang yang telah memperoleh program awal pendampingan, acara ini dihadiri sekitar 50 orang pedagang dan masyarakat setempat. Pembentukan paguyuban ini juga didukung penuh oleh tokoh masyarakat dan tokoh agama serta masyarakat secara umum. Bapak Sofyan Hadi yang ditunjuk sebagai koordinator paguyuban siap untuk bersama-sama mengembangkan program di masa-masa mendatang. Untuk di Bintaro Jaya, pedagang yang kemungkinan bergabung di dalam paguyuban bisa mencapai 100 orang. Khusus Pasar Ratak Petukangan Selatan, para pedagang yang telah memperoleh program berkomitmen untuk selalu bisa menjaga kebersamaan, persaudaraan dan persatuan terutama dalam menata kerapian dan kebersihan tempat berdagang mereka. Di pasar ini belum sampai dilakukan pembentukan paguyuban atau lembaga non formal lainnya.
Dalam perkembangannya paguyubanlah yang akan mengkoordinir, memfasilitasi dan mengakomodasi kepentingan-kepentingan pedagang di masa yang akan datang. Sedangkan LPM DD bertindak selaku pembina yang bertugas memantau dan memberikan saran dalam pengembangan program di masa mendatang terkait perubahan sikap, perilaku dan keterampilan pedagang agar menjadi lebih baik.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar